Image of Pudarnya Pesona Cleopatra

Text

Pudarnya Pesona Cleopatra



Tak terasa air mataku mengalir, dadaku sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak. dalam isak tangisku semua kebaikan Raihana selam ini terbayang. Wajahnya yang teduh dan baby face, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut, tangisnya mengalirkan perasaan haru dan cinta. Ya cinta itu datang dalam keharuanku. Dalam keharuan terasa ada hawa sejuk turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika itu, pesona kecantikan Cleopatra memudar...

Segera kukejar waktu untuk membagi cintaku pada Raihana.

Membagi rinduku yang tiba-tiba memenuhi rongga dada. Air mataku berderai-derai Kükebut kendaraanku. Kupacu kencang diiringi derai air mata yang tiada henti menetes dijalanan. Aku tak peduli. Aku ingin segera sampai dan meluapakan semua rasa cinta ini padanya. Padanya yang berhati mulia. begitu sampai di halaman rumah mertua, nyaris tangisku meledak, kutahan dengan mengambil nafas panjang dan mengusap air mata. Melihat kedatanganku ibu mertua serta merta memelukku dan menangis tersedu-sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis

mana Raihana Bu?"

Ibu mertua hanya menagis dan menangis. Aku terus bertanya ap sebenarnya yang terjadi.

Istrimu, Raihana instrimu dan Anakmu yang dikandungnya!" "Ada apa dengan dia!"

"Dia...


Ketersediaan

M7-11800813 SHI pMy LibraryTersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
813
Penerbit Republika : .,
Deskripsi Fisik
iii-111hlm. ; 20,5x13,6cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979360400x
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Sembilanbelas, Desember 2008
Subjek
-
Info Detail Spesifik
iii-111hlm. ; 20,5x13,6cm
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini